Platform Website Gratis Terbaik untuk Mahasiswa dan Pemula

Di era digital saat ini, kemampuan membangun dan mengelola link website menjadi keterampilan penting, baik bagi pelajar, mahasiswa, maupun pemula di bidang bisnis dan teknologi. Website bukan hanya sarana untuk menampilkan portofolio atau berbagi informasi, tetapi juga menjadi bagian integral dalam link membangun identitas digital. Tantangannya, tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan coding atau dana untuk membeli domain dan hosting. Karena itu, berbagai platform website gratis kini hadir sebagai solusi link.

Artikel ini akan mengulas sejumlah platform website gratis terbaik yang cocok untuk mahasiswa Telkom University dan pemula dari link berbagai latar belakang. Selain mudah digunakan, platform ini juga memungkinkan pengguna membangun situs secara profesional tanpa biaya.


Pentingnya Website untuk Mahasiswa dan Pemula

Memiliki website pribadi membuka banyak peluang, antara lain:

  • Menampilkan portofolio atau hasil karya digital link
  • Membangun personal branding
  • Menyimpan dan memamerkan hasil penelitian atau proyek akademik
  • Menunjukkan kompetensi kepada recruiter atau calon klien

Di lingkungan akademik seperti Telkom University, mahasiswa dari program studi Digital Business, Informatika, hingga Desain Komunikasi Visual (DKV) telah didorong untuk memiliki situs pribadi sebagai bagian dari kurikulum berbasis teknologi dan digitalisasi (Rahmat & Wulandari, 2022).


Kriteria Platform Website Gratis Terbaik

Untuk menentukan platform terbaik bagi mahasiswa dan pemula, terdapat beberapa kriteria utama:

  • Gratis selamanya atau memiliki versi free yang layak
  • User-friendly, tidak memerlukan keterampilan coding
  • Responsive design, bisa diakses baik lewat desktop maupun ponsel
  • Mendukung konten multimedia, seperti gambar, video, atau dokumen
  • Cocok untuk tujuan pendidikan, portofolio, atau bisnis kecil

1. Wix

Wix merupakan salah satu platform website gratis paling populer di dunia. Dikenal dengan fitur drag-and-drop yang intuitif, Wix cocok untuk siapa saja—termasuk mahasiswa yang belum memiliki pengalaman teknis.

Kelebihan:

  • Ratusan template menarik
  • Mendukung e-commerce
  • Gratis dengan subdomain *.wixsite.com

Kekurangan:

  • Iklan Wix akan muncul pada situs versi gratis
  • Fitur SEO terbatas di versi free

Mahasiswa Telkom University banyak menggunakan Wix untuk tugas proyek kewirausahaan digital maupun mata kuliah pemrograman visual (Hidayat & Setiawan, 2023).


2. WordPress.com

Berbeda dengan WordPress.org (yang memerlukan hosting sendiri), WordPress.com menyediakan layanan hosting gratis dengan berbagai template siap pakai.

Kelebihan:

  • Komunitas besar dan dukungan tutorial lengkap
  • Cocok untuk blog, portofolio, dan proyek akademik
  • Gratis dengan domain *.wordpress.com

Kekurangan:

  • Tidak bisa memasang plugin di versi gratis
  • Terdapat iklan dari WordPress

Mahasiswa D3 Digital Content di Telkom University menggunakan WordPress untuk membuat situs portofolio sebagai bagian dari proyek akhir (Putri & Nugroho, 2022).


3. Google Sites

Bagi mahasiswa yang membutuhkan cara cepat dan sederhana untuk membuat website, Google Sites adalah pilihan paling praktis.

Kelebihan:

  • Terintegrasi dengan akun Google dan Google Drive
  • Sangat mudah digunakan
  • Bebas iklan, meski 100% gratis

Kekurangan:

  • Desain sangat terbatas dan tidak sefleksibel Wix atau WordPress
  • Kurang cocok untuk branding profesional

Google Sites banyak digunakan oleh dosen dan mahasiswa Telkom University untuk menyusun dokumentasi proyek kelompok, e-learning, dan publikasi hasil riset (Sari & Ramadhan, 2023).


4. Carrd

Carrd adalah platform gratis yang memungkinkan Anda membuat website satu halaman (landing page) yang terlihat profesional.

Kelebihan:

  • Ringan, cepat, dan sangat sederhana
  • Ideal untuk bio digital atau linktree alternatif
  • Gratis dengan subdomain *.carrd.co

Kekurangan:

  • Terbatas hanya untuk satu halaman
  • Fitur e-commerce tidak tersedia di versi gratis

Carrd sering digunakan oleh mahasiswa kreatif atau freelancer muda untuk menampilkan bio singkat dan portofolio mereka.


5. Notion (dengan Super atau Fruition)

Notion sebenarnya adalah aplikasi pencatat serbaguna, tetapi bisa diubah menjadi situs publik menggunakan pihak ketiga seperti Super.so atau Fruition.

Kelebihan:

  • Dapat menampilkan catatan proyek, jurnal, resume
  • Cocok untuk mahasiswa teknologi, riset, atau data

Kekurangan:

  • Perlu konfigurasi tambahan
  • Kurang fleksibel dalam hal desain

Notion menjadi populer di kalangan mahasiswa Informatika dan Sains Data di Telkom University karena kemampuannya menampilkan dokumentasi proyek dalam format interaktif (Yusuf & Aditya, 2023).


Perbandingan Platform

PlatformKelebihan UtamaCocok Untuk
WixDrag-and-drop, visual kuatPortofolio, toko online
WordPress.comBlogging & SEO-friendlyBlog akademik, jurnal pribadi
Google SitesSimpel & terintegrasi GoogleTugas kuliah, dokumentasi
CarrdMudah & ringanBio, profil profesional singkat
NotionKolaboratif & interaktifResume, dokumentasi teknis

Studi Kasus: Mahasiswa Telkom University dan Website Pribadi

Andini, mahasiswi program Digital Business Telkom University, membangun situs portofolio menggunakan WordPress.com. Melalui blog tersebut, ia mendokumentasikan pengalaman magang, proyek kelas, dan konten marketing. Situs tersebut kemudian dilampirkan dalam lamaran magang dan berhasil menarik perhatian recruiter karena kesan profesional dan lengkap.

Kisah Andini menunjukkan pentingnya memiliki identitas digital yang mudah diakses dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa (Rahmat & Wulandari, 2022).


Kesimpulan

Website gratis adalah pintu masuk menuju dunia digital yang lebih luas, terutama bagi mahasiswa dan pemula yang ingin menampilkan diri secara profesional. Dengan memanfaatkan platform seperti Wix, WordPress, Google Sites, Carrd, atau Notion, siapa pun bisa membuat situs menarik tanpa harus mengeluarkan biaya besar atau menguasai coding.

Di kampus seperti Telkom University, tren penggunaan website pribadi semakin meningkat seiring kebutuhan mahasiswa untuk membangun personal branding, portofolio digital, dan identitas akademik. Keterampilan ini juga menjadi modal penting dalam menghadapi era digital dan pasar kerja berbasis teknologi.


Referensi

Hidayat, R., & Setiawan, D. (2023). Pemanfaatan platform gratis untuk pengembangan web portofolio mahasiswa. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Digital, 5(2), 45–56.

Putri, A. M., & Nugroho, H. (2022). Pengembangan situs web berbasis WordPress untuk portofolio digital mahasiswa Telkom University. Jurnal Komunikasi dan Digitalisasi, 4(1), 67–79.

Rahmat, F., & Wulandari, S. (2022). Identitas digital mahasiswa melalui platform website gratis. Jurnal Inovasi Digital Kampus, 3(3), 89–101.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai